Site Overlay

Macam-macam IPAL Toya Arta Sejahtera, Tidak Hanya IPAL Komunal

Pemerintah Indonesi dan Kementerian Lingkungan Hidup menganjurkan agar semua jenis limbah dibuang setelah mencapai baku mutu.  Instalasi Pengolahan Air Limbah juga dikenal dengan wasterwater treatment plant (WWTP). Jenis IPAL beragam antara lain IPAL Komunal, IPAL Rumah Sakit, IPAL Pabrik, dan lainnya.

Kinerja setiap jenis IPAL pada dasarnya sama yakni menggunakan mekanisme pemisah limbah kimia dengan biologis dari air. Jadi, penggunaan IPAL tetap aman meskipun tiap hari menerima limbah.

IPAL sangat efektif digunakan untuk skala besar, sementara pada skala kecil orang-orang menggunakan septic tank. Namun, sistem yang lebih efektif dan aman tetaplah IPAL.

Macam-macam IPAL

IPAL ternyata bermacam-macam jenisnya karena air limbah yang dihasilkan industri, rumah tangga, dan rumah sakit berbeda. Berikut ini jenis-jenis IPAL yang wajib diketahui, antara lain.

1. IPAL Komunal

IPAL Komunal digunakan secara bersama-sama dalam pemukiman atau perumahan pada penduduk. Tujuannya untuk kepentingan bersama yakni mengolah limbah dari rumah tangga. Biasanya limbah IPAL Komunal berasal dari WC, kamar mandi, dan dapur.

Dapat pula berupa deterjen, sabun pencuci piring, shampo,hingga sabun mandi. Bagi masyarakat awam mengira limbah buangan tersebut aman-aman saja jika disiram dalam tanah. Faktanya justru dapat mencemari lingkungan karena air tanah tidak dapat memfiltasi dengan baik dan akhirnya dialirkan ke sungai.

Inilah yang menyebabkan air sungai menjadi keruh dan berpotensi mematikan ekosistem. IPAL Komunal tidak memakan lahan dan daya tampung limbah lebih besar. Mikroorganisme dan bakteri yang hidup didalamnya dapat memaksimalkan penguraian konsentrasi kimia dan biologi dalam air limbah. Kini IPAL Komunal digunakan oleh masyarakat perkotaan dan pedesaan.

2. IPAL Rumah Sakit

Rumah sakit pasti menghasilkan limbah setiap harinya, baik itu berasal dari ruang rawat inap,  laboratorium, WC, dapur, dan lainnya. Limbah rumah sakit identik dengan konsentrasi kimia dari obat-obatan, jadi tidak dapat dibuang begitu saja.

Adapun solusi yang digunakan yakni membangun IPAL Rumah Sakit. Sehingga lingkungan rumah sakit menjadi bersih dan sanitasi membaik. IPAL Rumah Sakit juga menjadi syarat untuk standarisasi mutu yang ditetapkan pemerintah. 

3. IPAL Pertanian

Ternyata pertanian dan peternakan juga menghasilkan limbah. Apabila menghasilkan limbah organik tentu berdampak baik bagi lingkungan. Namun, kebanyakan pertanian menghasilkan limbah an-organik yang berasal dari zat kimia pupuk, makanan, maupun pestisida.

Hal ini menunjukkan bahwa limbah pertanian juga harus diolah melalui lingkungan. Limbah pertanian yang dibuang begitu saja tanpa proses pengolahan akan mempengaruhi sanitasi dan kesuburan tanah. Jalan terbaiknya dengan memasang sistem IPAL khusus pertanian dan peternakan.

4. IPAL Industri

Sejak dahulu industri pabrik memang memiliki resiko mencemari lingkungan. Seperti limbah air, limbah padat, pencemaran udara, dan suara. Menyoal limbah cairan dari industri pabrik dapat diminimalisir dengan menggunakan sistem IPAL Industri.

Sehingga, limbah dengan konsentrasi zat kimia dan biologis dapat terurai dan aman dibuang karena ramah lingkungan. Jika limbah industri tidak ditangani secara tepat akan memperburuk sanitasi lingkungan dan menurunkan kualitas air sekitarnya.

Penanganan limbah industri juga berbeda dari limbah lainnya karena dinilai lebih berbahaya. Selain itu, fasilitas untuk mengolahnya juga berbeda dan ditetapkan sesuai standar pemerintah.

Bahaya Sistem Pembuangan limbah tanpa IPAL 

Air merupakan elemen paling penting guna menunjang aktivitas dan keberlangsungan hidup manusia. Oleh karenanya air harus tetap jernih agar aman digunakan. Namun, air tidak dapat terbebas dari potensi kontaminasi dari limbah. Seperti sisa dari sabun mandi, sabun cuci piring, deterjen dapat memperburuk sanitasi lingkungan.

Manusia juga kurang menyadari bahwa rata-rata aktivitas yang dilakukan menghasilkan limbah. Contohnya limbah kimia dan limbah biologis dibuang begitu saja tanpa memikirkan lingkungan hidup. Setidaknya sebelum limbah dibuang harus diproses agar aman bagi lingkungan.

Patut disadari bahwa sistem pengolahan air limbah yang buruk menyebabkan dampak negatif, antara lain: 

1. Dampak Kesehatan

Apabila manusia setiap hari menggunakan air yang tercemar tentu berdampak buruk bagi kesehatan. Terlebih lagi air tersebut terkontaminasi oleh kuman, bakteri, dan virus berbahaya. Alhasil, tubuh manusia kemungkinan besar terkena penyakit kulit dan gangguan pencernaan.

Pada dasarnya setiap manusia menyumbang limbah biologi dari feses. Feses ini tinggi kandungan bakteri E-Coli yang menyebabkan penyakit diare, typhus, kolera dan lainnya. Sementara air yang terkontaminasi limbah kimia berpotensi menyebabkan kanker dan tumor.

2. Dampak Lingkungan

Limbah kimia yang bersumber dari residu deterjen dan sabun tidak baik bagi tanah karena mempengaruhi tingkat keasaman dan pH. Hal tersebut akan berdampak langsung pada hewan dan tumbuhan yang terancam mati. Jika dibiarkan saja dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan ekologi yang menyeluruh.

3. Dampak Estetika

Limbah yang dibuang begitu saja tanpa melalui sistem pengolahan menimbulkan dampak negatif bagi estetika. Sehingga, lingkungan menjadi lebih kotor dan menimbukan bau busuk yang menyebar. 

Kondisi tersebut membuat orang-orang tidak nyaman tinggal di lingkungan yang terpapar limbah. Belum lagi pencemaran sungai yang menyebabkan air menjadi keruh.

Toya Arta Sejahtera : IPAL Komunal, IPAL Rumah Sakit, dll

Mencari IPAL harus memperhatikan kualitas dan efektifitasnya. Banyak supplier dan distributor menjanjikan kualitas terbaik dengan harga miring. Anda jangan tergiur, karena sudah banyak orang tertipu dengan mesin IPAL abal-abal.

Toya Arta Sejahtera merupakan perusahaan Konsultan dan Kontraktor IPAL profesional dan bekerja dengan optimal. Menyediakan layanan Konsultan dan IPAL, WTP, STP, WWTP, dan Pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah Cair Domestik

Pembangunan sistem IPAL ditangani oleh tim yang solid dan profesional. Selain itu, berpengalaman mengerjakan proyek besar dan kecil untuk IPAL Komunal, IPAL Pabrik, IPAL Industri, IPAL Rumah Sakit, IPAL Hotel, dan IPAL Apartemen

Informasi lebih lanjut terkait pembangunan IPAL dapat mengunjungi website resmi Toya Arta Sejahtera (https://www.toyaartasejahtera.net).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *