Site Overlay

Berita Seputar Manhwa Webtoon di Tahun 2020

Topik artikel yang satu ini cukup menarik untuk dibahas. Apalagi, saat pandemi covid-19 tidak bisa kemana-mana dan hari-hari sebagian besar orang pastinya ditemani oleh Webtoon. Apa benar begitu? Pasti tak sedikit orang menjawab iya. Ditemani Webtoon, tidak lupa dengan berita anime dan manga terbaru.

Membahas mengenai dunia Webtoon, pasti familiar dengan kata “Manga”, “Manhwa”, dan “Manhua.” Apakah Kamu sudah mengetahui perbedaannya? Jangan sampai salah dalam mengartikan antara “Manhwa” “Manga” dan “Manhua.”

Perbedaan Manga, Mahwa, dan Manhua

Membahas mengenai “Manga”, “Manhwa”, dan “Manhua” pasti akan membingungkan jika Kamu tidak tahu mengenainya. Maka dari itu, kali ini terdapat penjelasan yang akan memudahkanmu untuk membedakan mana Manga, Manhwa, dan Manhua.

Manga merupakan komik yang asalnya dan proses pembuatannya dari Negeri Sakura, Jepang. Ada ciri khas sendiri dalam penggambaran Manga, salah satunya yaitu menggunakan gaya pada abad ke-19. Pembuatan Manga sendiri biasanya menggunakan konsep hitam – putih, untuk menekan biaya pembuatan.

Manhwa merupakan komik yang asalnya dan proses pembuatannya dari Negeri Ginseng, Korea Selatan. Ciri khas dari Manhwa adalah menggunakan percetakan komik berwarna. Tidak seperti Manga, Manhwa lebih sedikit tidak menggunakan warna. Dapatkan berita anime dan manga terbaru di sini.

Manhua merupakan komik yang sebenarnya disebut sebagai lukisan dari China. Ketergantungan dari daerah yang menciptakan atau memproduksi Manhua, maka terdapat format di setiap masing-masing daerah.

Mempermudah Kamu untuk mendapatkan penggambaran yang jelas akan perbedaannya, perhatikan gaya membaca masing-masing komik. Manhua dibaca dari kiri ke kanan, sedangkan Manhwa dan Manga dibaca dari kanan ke kiri.

Manhwa Baru Webtoon 2020

Kamu menyukai manhwa? Manhwa dari negara penghasil oppa-oppa tampan? Kali ini ada manhwa terbaru dan lumayan menjadi asupan santapan bagi pecinta Manhwa di Webtoon. Apa itu? Sudah pada tahu belum?

Kali ini, hadir Cursed Blessing dengan tulisan Hangul seperti 마른 가지에 바람처럼. Sebenarnya, untuk judul bahasa Inggrisnya sendiri bukan Cursed Blessing melainkan Like Wind On A Dry Branch.

Penulis novel asli dari manhwa Cursed Blessing yaitu Dalsaeowl. Penerbit dari Cursed Blessing di Korea Selatan adalah arte. Penerbitan dari novel Cursed Blessing di awal pada 29 September 2017. Baru saja tamat pada tahun 2019, 12 Juli.

Novel dari Cursed Blessing ini mempunyai 227 bab. Cukup banyak bukan? Lalu, untuk ilustrator dari Cursed Blessing adalah Hwam, mulai 15 September 2020. Bahkan, masih berlanjut untuk saat ini.

Sinopsis Dari Cursed Blessing

Apakah Kamu mulai penasaran dengan Cursed Blessing? Tenang saja, ada sedikit sinopsis untuk Kamu yang penasaran dengan manhwa di naver webtoon 2020.

Terdapat perempuan yang mengharuskan dirinya menjadi seorang gundik Count, bernama Rieta. Rieta harus menghadapi sebuah situasi sulit, antara hidup dan mati. Count lah yang membawa Rieta pada saat kondisinya tewas dikarenakan wabah. Tidak lupa, pria tua memberi wasiat untuk menguburkan Rieta bersamanya.

Pada saat perjalanan menuju ke sebuah pemakaman, rombongan yang ada berhenti karena bertemu dengan Grand Duke Axias. Jadi, Grand Duke ini ingin menagih hutang-hutang dari keluarga para Count. Parahnya lagi, pria tua yang tewas ini memberikan kondisi lainnya agar melunasi hutang-hutangnya.

Lord Axias menginginkan Rieta untuk dibawa bersamanya. Untuk kelanjutannya, bagaimana dengan nasib dari Rieta bersama dengan Lord Axias? Pada penasaran bukan? Maka dari itu, Kamu harus segera mencari judul “Cursed Blessing” untuk mendapatkan manhwa yang Kamu inginkan.

Genre Romance Cocok Buat Kamu

Tidak hanya cewek saja yang menonton, para cowok juga bisa melihat komik dengan genre romance. Mungkin pada umumnya, penggambaran dari genre romace ini adalah kisah perjuangan kedua insan yang dipertemukan di suatu tempat dan keinginan untuk bahagia, hingga terjalinlah hubungan asmara.

Betul apa tidak seperti itu? Ada beberapa syarat suatu manhwa anime atau manga bisa dikatakan sebagai sebuah novel romance. Ada beberapa tokoh yang menyukai tokoh lain di dalamnya dan mendapatkan sebuah kebahagiaan, inilah yang dinamakan dengan HEA – Happily Ever After.

Tidak hanya itu, di dalam genre romance terdapat optimistic ending. Apa yang dimaksudkan di sini adalah tidak semuanya cerita romance itu mendapatkan akhir yang bahagia, tetapi di dalam optimistic ending ini melihat tokoh utama dalam menyelesaikan pergulatan batin.

Dikira genre romance hanya menampilkan hal-hal romantis? Tidak tentu. Di dalam genre romance juga terdapat pergulatan batin, fisik, mental yang harus dipersiapkan dan harus bisa diselesaikan oleh para tokoh di dalamnya. Jika Kamu diposisi para tokoh, apakah siap menghadapinya?

Sebenarnya, konflik yang ada pada tokoh tersebut digunakan untuk mencapai sebuah tujuan utama. Jadi, tidak usah heran dengan banyaknya konflik yang terjadi pada tokoh utama.

Pada intinya, ketika Kamu membaca manhwa yang bergenre romance maka tidak jauh-jauh dari yang namanya hubungan percintaan atau asmara dari satu tokoh ke tokoh yang lain. Bahkan, genre romance biasanya memiliki alur percintaan yang cukup rumit.

Walaupun begitu, genre romance mampu membuat orang-orang gemes sendiri melihatnya. Apalagi, melihat tokoh di dalamnya, bukan begitu?

Apakah Genre Romance Terdapat Young Adult Romance?

Jadi di dalam genre romance terbagi menjadi beberapa cabang, salah satunya yaitu young adult romance. Tidak mengherankan lagi tentunya, apakah Kamu mengetahui hal ini sebelumnya?

Membahas mengenai young adult romance, apakah Kamu sebelumnya tahu dengan young adult romance? Di dalam artikel ini akan membahas mengenai young adult romance.

Young adult romance adalah alur cerita yang di dalamnya terdapat dua insan atau lebih dengan rentan usia 15 tahun – 22 tahun, yang mana insan tersebut mencari sebuah kebahagiaan dengan berhubungan percintaan ataupun asmara.

Tetapi, tidak semua permasalahan percintaan bisa terlewati dengan mudah. Mengapa? Penyelesaian permasalahan percintaan ini harus bisa diselesaikan dengan sisi pandang usia dari para tokoh di dalamnya. Bahkan, tempat maupun waktu bukanlah sebuah prioritas.

Jadi, bagaimana menurut Kamu? Apa masih ingin membaca manhwa dengan genre romance? Siapa tahu Kamu menjadi lebih gemes dan gregetan ketika melihat tokoh-tokoh utama ataupun tokoh-tokoh figuran di dalamnya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *